Makan Siang di Medja
Sunday, January 05, 2020
Selamat siang! Kira-kira hari Kamis, 7 minggu yang lalu, jam makan siang seperti ini gue sedang makan bersama teman-teman gue di salah satu resto di Bogor yang lagi ngehits.
Sebenarnya hari itu jadwal gue untuk aerial yoga tapi berhubung gue sedang tidak bisa latihan karena GERD gue tiba-tiba datang kembali sejak awal November. Yang paling merepotkan dari GERD adalah vertigo yang hampir selalu menempel dan kerongkongan yang sering terasa penuh. So, see you later, aerial yoga & berenang! Selain itu, salah satu obat yang diberikan dokter termasuk kategori anti depresan, dan obat lainnya membuat gue alergi gatal-gatal. Jadi obat yang pertama ditambah obat anti alergi, benar-benar bikin K.O. Gue perlu pasang alarm untuk jadwal shalat dan mengantar-jemput sekolah.
Sehari sebelumnya, gue sempat ingin membatalkan janji. Bingung mau makan apa di sana, secara banyak banget pantangan makannya. Untung saja, teman gue menolak mentah-mentah. Setelah melihat-lihat lagi foto-foto suasana di resto tersebut, kayaknya seru buat menghilangkan penat terlalu lama di rumah. Jadilah pukul 8 pagi keesokan harinya, kami berangkat ke Bogor.
Medja, terletak di tengah kota Bogor, tepatnya di Jl. Pajajaran Indah V no. 6, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Restoran ini baru mulai beroperasi pada pukul 11.00 siang, walaupun begitu gerbang dan tempat parkirnya mulai dibuka pukul 10.30. Bagi yang belum membuat reservasi sebaiknya telepon terlebih dahulu atau datang lebih cepat, restoran ini sangat ramai loh!
Dari 12 manusia dewasa di rombongan kami (termasuk gue) ternyata tidak ada satupun yang membuat reservasi, LOL. Seketika gue bengong begitu ditanya, "Sudah reservasi atas nama siapa, Bu?" di kejauhan terdengar sorakan teman-teman gue yang masih asyik foto-foto di depan tulisan Medja. Bagus....., untuk yang satu ini gue akui kalau kami memang kompak luar biasa... Syukurlah waiting list-nya hanya menunggu sekitar 5 menit.
![]() |
Tampak area Plaza dari area semi-outdoor. |
Meja pertama yang menarik perhatian kami berlokasi di tepat sebelah kolam yang menurut pramusaji cukup panas di siang hari karena atap kacanya. Kami disarankan pindah ke meja yang terletak di area semi-outdoor di sisi lain kolam. Area beratap kayu itu cukup luas dan teduh.
![]() |
Area semi-outdoor tempat kami makan. |
![]() |
Berasa ingin berenang lihat kolam ini. |
Spot foto selanjutnya yang gue sukai, yakni kolam. Ehm, tentu saja tidak boleh masuk ke dalam kolam, walaupun air jernihnya bagai melambai-lambai, memanggil-manggil, "Mari main air di sini!". Duduk di tepi kolam atau di atas jembatan bisa jadi pilihan pose di spot ini. Maklum gue orangnya suka tiba-tiba melantai, sempat terpikir pose berbaring ala Cleopatra di atas jembatan cuman horor (baca: takut) ditinggal pulang oleh teman-teman gue.
![]() |
Tampak area makan berbentuk lingkaran di tepi kolam. |
![]() |
Nasi Goreng Kampung |
![]() |
Hot Bandrek |
Nasi Goreng Kampung dan Bandrek pesanan gue disajikan menggunakan peralatan makan yang sama seperti foto menunya. Begitu juga Kroket Bogor pesanan salah satu teman, yang sempat ditawarkan ke gue.
![]() |
Kroket Bogor |
![]() |
Lantai area makan semi-outdoor |
Lain waktu, gue berencana untuk kembali lagi dengan nyokap dan makan siang di area Plaza. Sebelumnya, lebih baik untuk reservasi dulu kali ya....
Disclaimer:
- Non sponsorship post
- All the pictures are mine. Unless, it's stated otherwise.
0 comments